Selasa, 06 Desember 2011

Satu Nama, IBU :)


                RINDUKU
IBU, aku merindukanmu dalam heningku
Aku mencintaimu dengan segenap hatiku
 Aku mendoakanmu dengan cara yang tak engkau tahu
Sungguh begitu dahsyatnya perangaimu dalam hidupku
Kasih sayangmu, belaianmu, cintamu, tangis kasihmu …
Sudah menjadi darah,
 darah yang mengalir di setiap denyut nadiku
Betapa sakitnya mengingat dosa-dosaku kepadamu ibuku
Begitu malunya atas kesombonganku dulu yang membantah ucapanmu
Dan sungguh-sungguh begitu bencinya aku, saat teringat aku berani melukai hatimu
Entah kapan , entah dimana, dan entah bagaimana caranya aku bisa menjumpaimu lagi Bu
Walau hanya sebentar , sebentar saja TUHAN ,
Aku hanya ingin memeluknya dengan liangan maaf yang belum sempat ku ucapkan
Bahkan di detik terakir saat ia meregang nyawa , aku tak ada disisinya
Akupun tak mampu untuk berdiri tegar di sampingnya , ,
Lantas bagaimana sekarang ?  penyesalan tak pernah ku jumpai di awal.
Sejatimya aku sangat ingin menjumpainya sekarang , sebentar saja
Semenit saja TUHAN , sedetikpun tak apa ,
Aku terlalu merindukannya TUHAN L
cukuplah kuyakin dia telah tenang di surgamu, semoga dapat mengobati rasa rindukuJ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar